CAHAYA DZIKIR ( Majlis Al-Karomah )

Cahaya Cinta

wallpaper-allah-muhammad

MEMAHAMI QADAR ALLAH SEBAGAI UTUSANNYA

Tinggalkan komentar

Syekh Abdul Qadir Al-Jailani mengatakan, “Anakku, tidurlah di atas kasur qadar (ketentuan Allah), dengan berbantal kesabaran, menerimanya dengan lapang tanpa menggerutu, tetap mengabdi kepada Allah dengan berharap meraih pembebasan (penyelesaian masalah) dari-Nya. Jika engkau lakukan itu, Allah Al-Muqaddir (yang menetapkan qadar) akan mencurahkan kepadamu sebagian karunia-Nya lebih daripada apa yang engkau minta dan engkau harapkan.

Wahai kaumku, mari kita tunduk dan menerima segala ketetapan dan perbuatan Allah. Kita tundukkan kepala lahir dan batin menerima qadar-Nya. Kita terima qadar-Nya dengan lapang dada, dan membiarkan diri hanya oleh qadar-Nya. Sebab, ketetapan Allah bagaikan utusan kerajaan. Kita harus memperlakukannya dengan baik dan hormat, karena kita memandang pada yanag mengutusnya.
Jika kita memperlakukan ia seperti itu, maka ia dengan suka cita akan membawa kita kepada yang mengutusnya. Di sanalah letak pertolongan Allah. Di sana telah tersedia minuman dari lautan ilmu Allah, makanan karunia Allah yang amat tinggi, keterdekatan dan keakraban bersama Allah dan limpahan rahmat-Nya.”
–Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Fath Ar-Rabbani.

Sumber.

Penulis: cahayadzikir

Terus belajar sampai di liang Lahat...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s